Tuhan maha konsisten, dan saya maha labil
Menjadi seseorang yang berkutat dengan ide kreatif memang di tuntut untuk lebih sering merefresh ide. katanya inspirasi itu seperti wahyu. dia turun seketika, tidak tau tempat dan tidak mengerti waktu. dengan situasi seperti itu, sangat lucu jika saya menganalogikan menjadi seorang nabi.
Nabi di dalam dunia kreatifitas yang harus selalu siap dalam menerima wahyu kreatifitas.
Sedikit menjauh dari ruang lingkup kreatifitas ada yang di namakan konsistensi. sayangnya saya ini maha labil. sangat sulit berada dalam ritme yang stabil. salah satu contoh saya sangat labil adalah, saya pernah menbaca tiga sampai empat buku dalam waktu bersamaan. ketika saya membaca buku satu, saya coba pindah ke buku dua dan begitu seterusnya. lucunya itu terjadi sepersekian menit. saya tidak mengerti bagaimana cara otak saya mengatur lalu lintas data yang coba saya input. atas nama Tuhan yang maha sempurna, sangat luar biasa Dia menciptakan otak yang sangat kompleks dengan jaringannya.
Di samping saya yang Maha labil, Tuhan begitu maha konsisten, tetap memberikan gairah terhadap saya. gairah dalam terus menggali, hasrat ingin selalu tahu yang baru. di luar konteks itu, Tuhan begitu konsisten memberikan sumber kreatifitas, sehingga seperti nelayan yang menangkap ikan dengan jaring. saya tangkap semua kreatifitas itu tanpa ada yang terlewatkan. Maha suci tuhan dengan segala konsistensinya.
Semoga kelak kelabilan ini bukan menjadi musibah, tetapi bisa di konversi menjadi sesuatu yang maha dasyat. seperti sebuah detonator yang mengatur ledakan karya. biarkan labil ini malah menjadi poros dari roda ke ingin tahuan yang lebih.
ada quotes yang saya suka tentang labil dan kebingungan.
“When you are confused, it’s a blessing because in confusion a concept is being broken in your mind and a new concept is being formed. This is a sign of progress.”
— Sri Sri Ravi Shankar
0 comments:
Post a Comment